logo

Sosialisasi Akreditasi Ranting

Akreditasi ranting dilaksanakan pada Hari Ahad Tanggal 10 November 2019 Pukul 08.00 s/d Selesai di Kantor PCNU Mageta
Sosialisasi Akreditasi Ranting

Jadwal Pembuatan KTA

Jadwal Pembuatan KTA

Jadwal Pembuatan KTA Ansor, Banser, Rijalul Ansor
Jadwal Pembuatan KTA

PD GP Ansor

Peraturan Dasar Gerakan Pemuda Ansor
PD GP Ansor

Program Ekonomi Ansor

Program Ekonomi Ansor

Program pengembangan ekonomi PC GP Ansor Magetan
Program Ekonomi Ansor

Peraturan Organisasi Banser

Peraturan Organisasi Barisan Ansor Serbaguna
Peraturan Organisasi Banser

Peraturan Rumah Tangga GP Ansor

Peraturan Rumah Tangga Gerakan Pemuda Ansor
Peraturan Rumah Tangga GP Ansor

PKD Upgrading & Dirosah Kader Ula PC GP Ansor Magetan

Formulir Pendaftaran PKD Upgrading & Dirosah Kader Ula PC GP Ansor Magetan
PKD Upgrading & Dirosah Kader Ula PC GP Ansor Magetan

Pedoman Pengkaderan GP Ansor

Pedoman Pengkaderan di organisasi GP Ansor
Pedoman Pengkaderan GP Ansor

Apel Kebangsaan & Pembukaan Susbanpim Pasuruan

Apel Kebangsaan & Pembukaan Susbanpim Angkatan V di Pasuruan
Apel Kebangsaan & Pembukaan Susbanpim Pasuruan

Aplikasi GP Ansor

Aplikasi GP Ansor Merupakan aplikasi Keanggotaan yang sebagai sarana penyediaan informasi profil anggota, menjadikan data anggota GP Ansor yang terintegrasi ke dalam satu database.
Aplikasi GP Ansor

Pernyataan Ketum GP Ansor : Indonesia Harus Protes

Pernyataan Ketum GP Ansor : Indonesia Harus Protes

Sejarah berdirinya GP Ansor

Sejarah berdirinya Gerakan Pemuda Ansor
Sejarah berdirinya GP Ansor

PELANTIKAN PW GP ANSOR JAWA TIMUR

PELANTIKAN PW GP ANSOR JAWA TIMUR di Gedung Grahadi Surabaya, 01 Maret 2020
PELANTIKAN PW GP ANSOR JAWA TIMUR

MANFAAT WUDHU

WUDHU, Sarana mencegah virus, bakteri dan kotoran
MANFAAT WUDHU

ZAINUDIN KAYUBI, Sosok Pendiri Banser

ZAINUDIN KAYUBI, Sosok Pemberani Pendiri Banser
ZAINUDIN KAYUBI, Sosok Pendiri Banser

TAWASUL

Tawasul, Hal Yang Dianjurkan Dalam Islam
TAWASUL

Himbauan Gus Yahya kepada Banser:

Jangan Gagah-gagahan, tapi Gagah Beneran
Himbauan Gus Yahya kepada Banser:

MENGAPA HARUS MEMILIH NU

Di dalam Nahdlatul Ulama, kita menemukan jalan untuk berjama’ah dalam amaliyah, fikrah, harakah, dan ukhuwah.
MENGAPA HARUS MEMILIH NU

RAPAT PANITIA PERSIAPAN PKD & DIROSAH KADER ULA PC GP ANSOR MAGETAN

Rapat Panitia PKD & Dirosah Kader di Base Camp GP Ansor Magetan, Sabtu, 8 Maret 2020
RAPAT PANITIA PERSIAPAN PKD & DIROSAH KADER ULA PC GP ANSOR MAGETAN

PERATURAN ORGANISASI GP ANSOR

TENTANG IDENTITAS DAN ALAT KELENGKAPAN ORGANISASI GERAKAN PEMUDA ANSOR
PERATURAN ORGANISASI GP ANSOR

BAKTI SOSIAL DAN PENGHIJAUAN PAC GP ANSOR LEMBEYAN

Bakti Sosial dan Gerakan Ahad Bersih, dilaksanakan oleh Anggota Ansor Banser Lembeyan pada Ahad, 08 Maret 2020
BAKTI SOSIAL DAN PENGHIJAUAN PAC GP ANSOR LEMBEYAN

PC GP Ansor Magetan Instruksikan Sholat Ghoib

PC GP Ansor Magetan menginstruksikan kepada seluruh PAC dan Piminan Ranting untuk Sholat Ghoib dan Tahil Selama 7 Hari Untuk Kasatkornas
PC GP Ansor Magetan Instruksikan Sholat Ghoib

SHOLAT GHOIB DAN TAHLIL UNTUK ALMARHUM KASATKORNAS

Sholat Gaib dan Tahlil serentak oleh semua PAC GP Ansor Rabu 11/03/2020
SHOLAT GHOIB DAN TAHLIL UNTUK ALMARHUM KASATKORNAS

Ir. H. Alfa Isnaini, Jejak Juang Komandan Banser NU

Jejak Juang Sang Legenda Kasatkornas Banser NU
Ir. H. Alfa Isnaini, Jejak Juang Komandan Banser NU

SILATURAHMI ANSOR MAGETAN DENGAN BUPATI

Silaturahmi Jajaran Pimpinan PC GP Ansor Magetan dengan Bupati Magetan, Jum'at, 13/03/2020
SILATURAHMI ANSOR MAGETAN DENGAN BUPATI

GP ANSOR MAGETAN MENUNDA SEMUA KEGIATAN

Terkait Penyebaran Virus Corona, GP Ansor Magetan Instruksikan menunda semua agenda kegiatan
GP ANSOR MAGETAN MENUNDA SEMUA KEGIATAN

on . Hits: 849

Sejarah berdirinya Gerakan Pemuda Ansor

1448597417

 

Kelahiran Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) diwarnai oleh semangat perjuangan, nasionalisme, pembebasan, dan epos kepahlawanan. GP Ansor terlahir dalam suasana keterpaduan antara kepeloporan pemuda pasca-Sumpah Pemuda, semangat kebangsaan, kerakyatan, dan sekaligus spirit keagamaan.

 Karenanya, kisah Laskar Hizbullah, Barisan Kepanduan Ansor, dan Banser (Barisan Serbaguna) sebagai bentuk perjuangan Ansor nyaris melegenda. Terutama, saat perjuangan fisik melawan penjajahan dan penumpasan G 30 S/PKI, peran Ansor sangat menonjol. Ansor dilahirkan dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) dari situasi ”konflik” internal dan tuntutan kebutuhan alamiah. Berawal dari perbedaan antara tokoh tradisional dan tokoh modernis yang muncul di tubuh Nahdlatul Wathan, organisasi keagamaan yang bergerak di bidang pendidikan Islam, pembinaan mubaligh, dan pembinaan kader. KH Abdul Wahab Hasbullah, tokoh tradisional dan KH Mas Mansyur yang berhaluan modernis, akhirnya menempuh arus gerakan yang berbeda justru saat tengah tumbuhnya semangat untuk mendirikan organisasi kepemudaan Islam. Dua tahun setelah perpecahan itu, pada 1924 para pemuda yang mendukung KH Abdul Wahab –yang kemudian menjadi pendiri NU– membentuk wadah dengan nama Syubbanul Wathan (Pemuda Tanah Air). Organisasi inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya Gerakan Pemuda Ansor setelah sebelumnya mengalami perubahan nama seperti Persatuan Pemuda NU (PPNU), Pemuda NU (PNU), dan Anshoru Nahdlatul Oelama (ANO).

 Nama Ansor ini merupakan saran KH. Abdul Wahab, “ulama besar” sekaligus guru besar kaum muda saat itu, yang diambil dari nama kehormatan yang diberikan Nabi Muhammad SAW kepada penduduk Madinah yang telah berjasa dalam perjuangan membela dan menegakkan agama Allah. Dengan demikian ANO dimaksudkan dapat mengambil hikmah serta tauladan terhadap sikap, perilaku dan semangat perjuangan para sahabat Nabi yang mendapat predikat Ansor tersebut. Gerakan ANO (yang kelak disebut GP Ansor) harus senantiasa mengacu pada nilai-nilai dasar Sahabat Ansor, yakni sebagi penolong, pejuang dan bahkan pelopor dalam menyiarkan, menegakkan dan membentengi ajaran Islam. Inilah komitmen awal yang harus dipegang teguh setiap anggota ANO (GP Ansor). Meski ANO dinyatakan sebagai bagian dari NU, secara formal organisatoris belum tercantum dalam struktur organisasi NU. Hubungan ANO dengan NU saat itu masih bersifat hubungan pribadi antar tokoh. Baru pada Muktamar NU ke-9 di Banyuwangi, tepatnya pada tanggal 10 Muharram 1353 H atau 24 April 1934, ANO diterima dan disahkan sebagai bagian (departemen) pemuda NU dengan pengurus antara lain: Ketua H.M. Thohir Bakri; Wakil Ketua Abdullah Oebayd; Sekretaris H. Achmad Barawi dan Abdus Salam. Dalam perkembangannya secara diam-diam khususnya ANO Cabang Malang, mengembangkan organisasi gerakan kepanduan yang disebut Banoe (Barisan Ansor Nahdlatul Oelama) yang kelak disebut BANSER (Barisan Serbaguna). Dalam Kongres II ANO di Malang tahun 1937. Di Kongres ini, Banoe menunjukkan kebolehan pertamakalinya dalam baris berbaris dengan mengenakan seragam dengan Komandan Moh. Syamsul Islam yang juga Ketua ANO Cabang Malang. Sedangkan instruktur umum Banoe Malang adalah Mayor TNI Hamid Rusydi, tokoh yang namaya tetap dikenang dan bahkan diabadikan sebagai sama salah satu jalan di kota Malang.

 Salah satu keputusan penting Kongres II ANO di Malang tersebut adalah didirikannya Banoe di tiap cabang ANO. Selain itu, menyempurnakan Anggaran Rumah Tangga ANO terutama yang menyangkut soal Banoe. Pada masa pendudukan Jepang organisasi-organisasi pemuda diberangus oleh pemerintah kolonial Jepang termasuk ANO. Setelah revolusi fisik (1945 – 1949) usai, tokoh ANO Surabaya, Moh. Chusaini Tiway, melempar mengemukakan ide untuk mengaktifkan kembali ANO. Ide ini mendapat sambutan positif dari KH. Wachid Hasyim, Menteri Agama RIS kala itu, maka pada tanggal 14 Desember 1949 lahir kesepakatan membangun kembali ANO dengan nama baru Gerakan Pemuda Ansor, disingkat Pemuda Ansor (kini lebih pupuler disingkat GP Ansor).

 GP Ansor hingga saat ini telah berkembang sedemikan rupa menjadi organisasi kemasyarakatan pemuda di Indonesia yang memiliki watak kepemudaan, kerakyatan, keislaman dan kebangsaan. GP Ansor hingga saat ini telah berkembang memiliki 433 Cabang (Tingkat Kabupaten/Kota) di bawah koordinasi 32 Pengurus Wilayah (Tingkat Provinsi) hingga ke tingkat desa. Ditambah dengan kemampuannya mengelola keanggotaan khusus BANSER (Barisan Ansor Serbaguna) yang memiliki kualitas dan kekuatan tersendiri di tengah masyarakat. Di sepanjang sejarah perjalanan bangsa, dengan kemampuan dan kekuatan tersebut GP Ansor memiliki peran strategis dan signifikan dalam perkembangan masyarakat Indonesia. GP Ansor mampu mempertahankan eksistensi dirinya, mampu mendorong percepatan mobilitas sosial, politik dan kebudayaan bagi anggotanya, serta mampu menunjukkan kualitas peran maupun kualitas keanggotaannya. GP Ansor tetap eksis dalam setiap episode sejarah perjalan bangsa dan tetap menempati posisi dan peran yang stategis dalm setiap pergantian kepemimpinan nasional.

  (Dari berbagai sumber)

Hubungi Kami

XII-31 PIMPINAN CABANG
GERAKAN PEMUDA ANSOR KABUPATEN MAGETAN

 

Jl MT. Haryono No. 09 Magetan 63311

Email : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

"Terwujudnya GP Ansor yang teguh dan mandiri pengawal eksistensi Islam Ahlussunnah Wal Jamaah dan NKRI"